Senin, 03 April 2017

Lossing the lighthouse

Assalamualaikum
Sejujurnya sampai sekarang saya merasa belum menemukan kembali semangat itu. Rasanya passion, mood, ide dan cahaya hidup ini memudar di tanggal 13 maret 2017.



Di hari itu saya merasa hidup saya langsung gelap. Seperti kapal kehilangan mercusuarnya. Ibu aku betul2 tidak menyangka kepergianmu secepat ini, di malam sebelumnya aku masih berkirim kabar denganmu lewat whatsapp, mengirimkan foto cucu2, menantu dan kue buatanku untuk ulang tahun mama mertua, dan aku berjanji kalau pulang ke malang akan membuatkanmu kue yang lebih cantik dari kue manapun.
Esok paginya ketika aku akan menyapamu... aku mendapat berita ibu sudah dibawa kerumah sakit... aku menangis bu.. aku bingung ingin segera pulang tapi tak tau harus bagaimana.
Aku masih saja berfikir akan membawakan cupcake buatanku dan ku hias di malang, apapun akan aku lakukan asal ibu senang. Dan aku sudah bersiap membawa 4 cucumu ke malang agar ibu kembali sehat. Ternyata sudah terlambat
Jam 4.16 dikabari kritis.. jam 4.30 ibu sudah pergi.. dipundhut gusti Allah...
Aku tidak bisa menceritakan bagaimana perasaanku saat itu... lemas.. hancur... aku benar2 merasa duniaku gelap...
Tapi aku harus ikhlas... aku ikhlas ya Allah. Ibu sudah banyak berbuat baik untuk orang lain, banyak membantu orang lain dan tidak mau merepotkan orang lain, bahkan meminta apapun sedikitpun dari anak2nya saja tidak pernah, karena itu ibu pergi dengan sangat mudah.
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun
I love u ibu.. always


kika.cutest@gmail.com | sms 081317320363 |whatsapp 081514200107 Instagram @kika.cutest

1 komentar:

  1. Yang sabar kak, saya kok ikut merasa kesedihannya kakak.. salam kenal kak...

    BalasHapus