Minggu, 26 Juni 2011

Rumah Impian #2

Kenapa DKI Jakarta? begini :) ini bener2 bukan menyombong, asli, justru karena kita orangnya *manja*, Aku dan mas Pongky, sama-sama berasal dari rumah yang ada di kota, mudah kemana-mana, dekat kemana-mana. Nah, jika kita memilih rumah yang gak di kota, pasti mikir2 kalo mau kemana-mana. Tidak itu saja, ongkos juga diperhitungkan. so.. sebenernya sama aja kan, rumah deket (lebih mahal) ongkos murah, rumah jauh (lebih murah) ongkos mahal.
Nah sekarang kita cerita tentang awal mula dapet tanah ini. Setelah kita muter2, akhirnya aku inget ada murid ibuku SMA dulu, namanya mas Pudjiasmanto. Beliau ini tinggal di Kavling DKI jagakarsa, ketika kebetulan ada di daerah situ, aku dan mas pongky memutuskan untuk mampir. Owh ternyata.... daerahnya enakkkkk banget. Hijau, homy, rumahnya rapih. Keliatan banget kl orang2nya friendly. Udah deh, jd males cari lokasi lain.
Selain titip pesen ke mas pudji, kali2 ada yang jual tanahnya, kita juga cari info lewat rumah.com , singkat cerita ada satu lokasi nih, di Timbul IVD kav 5, luasnya 136m2, SHGB. Setelah liat lokasi dan cocok, kita kerumah pemilih tanah. Mahal yak.. hehehe.. permeternya Rp. 1.75juta, gak masuk budget lah..
Ditawar juga gak bisa, hufff padahal naksir abis. Trus yaa.. kita cari-cari lokasi lain. Ketemu makelar tanah lagi (ini asli bikin ketawa ceritanya), trus sempet liat2 perumahan lagi. Dan ini berlangsung selama 6 bulan.
Kira2 bulan april 2011, ada yang menawarkan tanah, di kavling dki, cuma.... surat2nya belum ada, adanya penunjukkan kavling. Agak2 gimana gitu waktu liat suratnya, aneh bin ajaib, surat resmi kok gak ada KOP pemerintah dan nomernya. Trus kita putuskan untuk bertanya pada keamanan komplek itu, tentang surat ini. Setelah melihat surat itu, Pak wahyu namanya, bilang , suratnya abu2 nih. Oh oke.. berarti belum rejeki, eh istrinya pak wahyu ikut nemuin kita, dan bilang, mbak.. itu tanah sebelah saya kan dijual.. dieengg... wah namanya pucuk dicinta ulam tiba nih.
Mari saya kenalkan dengan pemiliknya, uuhh emang ya kalo rejeki gak kemana, dan lancar car... alhamdulillah. Ohya tau gak.. lokasi tanah yang sekarang jadi milik kami ini, sama-sama di Timbul IVD, tapi no 13. emang rejeki gak kemana.

Rumah Impian #1

Ngeblog itu lama-lama jadi suatu kebutuhan ya, bukan hobi hehehe.. apalagi buat saya ini, yang seorang pemikir. Jadi kalo apa yang ada dipikiran gak dituangkan dalam tulisan atau apapun lah, omongan atau apa, pasti jadi pusing n muka ini keliatan berlipat-lipat.
Kali ini kita agak putar haluan ya, biasanya cerita soal keluarga dan kerjaan kiyutee, sekarang yang mau kutulis soal Rumah Impian. Ya, rumah impian ini sudah kita rancang sejak setahun lebih yang lalu, ketika kita sudah merasa aman dalam cash flow, dan memang kebutuhan untuk memiliki rumah sendiri sudah sangat mendesak, maka kita berani untuk mulai merancang hal ini.
Rumah itu baiti jannati, dan need lots of money ;p ... maksudnya begini. Dalam menentukan lokasi dan desain rumah, amat sangat berhati-hati, apalagi untuk orang keuangan kayak saya ini, dan apalagi budgetnya terbatas. Dalam satu tahun, pergulatan dan perdebatan antara beli rumah jadi dalam komplek atau beli tanah bangun sendiri itu terus kami lakukan. Survey lokasi, sana sini, ketemu makelar tanah, trus hmmm.. survey dengan motor, mobil, ah segala macam cara-lah. keputusannya, dari segi budget, kalau harus membeli rumah jadi, yang masih masuk daerah DKi Jakarta, yak ini agak2 arogan sebenarnya, kenapa ngotot banget pengen DKI Jakarta, kenapa gak jakarta coret? akan aku jelaskan nanti.
Pertimbangannya, dengan angka 400juta, kita bisa dapet di jakarta, rumah type 31, tanah 72.. agak2 sakit hati kan. Sedangkan dengan 400juta, kita bisa dapet tanah min 125m2 dan bangunan type 45, dan masih bisa dikembangkan. That's one big reason.
Kemudian, ternyata mencari lokasi tempat tinggal yang kita bisa beli tanah aja, dengan lingkungan yang rapih, bersih, itu tidak mudah. Bisa dikatakan almost 8 months muter2 dan sempet tergoda beli rumah jadi diperumahan. Tapi untuk suamiku yang insinyur itu, setelah melihat kualitas rumah jadi.. komentarnya pendek "hmmm... enggak deh"..
Nah, akhirnya ketemulah dengan tanah yang kami beli ini, untuk lebih detilnya ceritanya.. nanti kita teruskan ya.. baby shafiyyah ngek ngok .. :)

Kamis, 23 Juni 2011

Bantal Imut Cantik


Pesanan mbak intan, untuk guru2 putrinya
komen mbak intan : bantalnya lucccuuuuu

Cerita yang terlewat

wah ini cerita di bulan mei, yang terlewatkan. Si punya cerita sedang konsen mau melahirkan hehehe.
Di bulan mei, ada sekitar 6 orang yang berulang tahun dikeluargaku. Aliya 4 mei, mbak Kiki 8 mei, Donny 10 mei, nasya 12 mei, satrio 13 mei, lisa 24 mei. Dan sekarang nambah 1 orang lagi ya, Shafiyyah 22 mei.
Seperti biasanya pula, ulang tahun Aliya, Donny, Nasya, dirayakan sekalian, ekonomis alias ngirit xixixixi. Yang paling kecil ultah ke 5, tengah2 16 tahun dan yang paling banyak 33 tahun. Kali ini acaranya amat sangat sederhana, tiup lilin dan potong kue di rumah galur sari, makan kue bikinan mbak ina La Rizz. Trus makan siang chinese food, ayam kremes, masakan rumah, gitu2lah.. sederhana banget, yang penting kumpul2nya.


Cerita foto : ini keluarga dari ayahnya aliya, yang belum pernah kuceritakan ya. Kita mulai dari kiri :
NASYA : adik terkecil, umur 16 tahun, kelas 2 SMP.
DONNY : adik laki2, kerja di danareksa, anaknya sudah 2.
AKMAL : anak pertama donny dan riri
RIRI : istrinya donny, kerja di PWC
AKIRA : anak kedua donny dan riri
AKU dan ALIYA : udah tau kannn..
BUDE MINTU : kakaknya mama, energik lo walopun sudah nenek-nenek :)
atas kiri ke kanan
PAPA : ayahnya mas pongky, pensiunan pajak
MAMA : ibunya mas pongky, hobi masak dan beli bahan hehehe , maap maaaa

Senin, 20 Juni 2011

New Project

Assalamualaikum,
Proyek berikutnya sudah menanti, tentang apa ya kali ini... :) tentang yoyo craft. Apakah itu? itu loh, kalo orang dulu bikinnya bahan dipotong bunder trus dijahit jelujur.. dan diserut. Kalau sekarang, sudah ada alatnya, dan bentuknya tidak cuma bulet. Ada bentuk hati, bunga, dan kupu2. Ada sih yang bentuk oval dan samrock, tapi kita gak pakai (rumit.. dan tidak punya cetakannya hehehe)
25 produk sudah dibuat, tanggal 22-23 rencana pemotretan. Ohya.. kali ada Insya Allah ada wajah-wajah mungil dari Aliya, Maliqa dan Shafiyyah. Semoga jadi ya *pliss pliss mbak septi :)*
Produk sudah kufoto untuk pengingat, kadang-kadang kalau terlalu banyak, suka lupa bentuknya kayak gimana, padahal mesti nampilin ukuran dan illustrasinya. Cuma ehhh mau dipindah ke laptop, kok kabel datanya rusak, yaaaaa... Tak apalah, foto menyusul saja ya, semoga proyek kedua kami ini lebih lancar dari yang pertama, amieeenn

Our 1rst Craft Book



Alhamdulillah, wa syukurillah. Tidak ada lagi kata yang lebih tepat untuk mengungkapkan perasaan ini. Buku Craft pertama kami sudah terbit, judulnya APLIKASI PERCA MODERN. Waktu kita ambil ke kantor Puspa Swara, rasanya seneeeengggggg banget, coba waktu itu gak ada orang, udah lompat-lompat kegirangan kali hehehehe.
Mulai dari awal dikontak oleh mbak Septi, kemudian proses penulisan, proses pembuatan produk, sekitar 6 bulan yang lalu. Gak nyangka sudah jadi buku cantik dengan gambar dan warna-warna yang cantik. Semoga minggu depan sudah bisa didapat di toko buku terdekat ya.

Big thanks to Ibu, dan keluargaku... Mbak lia, tim kiyutee, Our Editor, Mbak Septi Rina susanti, semoga buku ini banyak disukai.
Ohya, btw kemaren aku nonton Film Julie & Julia, jadi teringat, film itu adalah inspirasi aku untuk mulai menulis blog, and I believe, i can be one of those persons. Dan alhamdulillah keyakinan itu terbukti. If you can dream it, you can became it.

Sabtu, 04 Juni 2011