Kamis, 28 Januari 2010

Behind Foto Session

Udah liat foto2 produk yang lalu kan, oh ya aku uploadnya di MP dan fb sih, tapi gpplah, kapan2 aku uploadin disini. Selama pemotretan, gak semuanya tertiblah, ada aja critanya. Yang Aliya minta difoto padahal gak lagi well dress, ganti kaos tapi ya tetep bukan kaos untuk difoto, ikut2an nata produk. Seru deh pokoknya. Awalnya memang aliya yang dijadikan obyek untuk uji coba foto, gimana pas gak tengahnya, cahayanya pas atau kurang. Anyway emang suamiku itu jago soal fotografi, jadi hasilnya pasti bagus. Ini yas hasilnya

Senin, 25 Januari 2010

Kaos Untuk Aliya


Inget kan postingan yang bikinin aliya kaos, nah... udah selesai semuanya, semuanya 4 kaos. Dan hari sabtu pun kita milih ragunan buat tempat foto session, sekalian jalan-jalan juga. Jadi emaknya maksa aliya ganti2 kaos hehehe... padahal belum keringetan. Ini fotonya yah.. aliya seneng banget pake kaos ini.

Zia's 5th Birthday Souvenir

Proyek souvenir lagi, dari Endang (teman smp-sma di malang). Ordernya begini, "ka, order dong buat souvenir ultah Zia, apa ya yang bisa dengan budget **** (disamarkan angkanya :)) Pilihannya ada kaos, bantal nama, dan handuk sport. Okeh, aku pesen 35 ya, cewek 17 warna pink cowok 14 warna merah netral untuk guru 4 ya. Sama kaos untuk Zia, warna kuning gambar anak cewek rambut bob ;P
Oke deh.. beli handuk di tanah abang, dan ternyataaaa... handuk yang biasa kita pakai untuk souvenir itu sudah tidak ada lagi, ketika dapat harganya melambung, naiknya 2500 sendiri per pcsnya. Glekk.. demi kepuasan pelanggan, akhirnya kita belilah itu handuk 3 lusin, dan warnanya pun gak bisa sesuai order. Untungnya endang gpp warnanya macem2, yang penting menarik ya... itu pesannya.
Untuk urusan desain kita serahkan ke direkturnya lah, mb lia maksudnya :). Dari urusan cetak2, pilih warna dan sebagai-sebagainya. Dan kemarin minggu, kita lakukan foto session untuk souvenir itu, mau lihat hasilnya... ini dia

Selasa, 19 Januari 2010

Break

Minggu ini, minggu break buat kita. Pesanan sudah mulai sedikit yang masuk waiting list. Jadi kami bisa "sedikit" bernafas untuk meregangkan otot, halah bahasanya :)
Tapi.. ada yang nagih2 nih... Aliya anakku, kan selalu minta dibuatkan kaos kalau kita sedang menyelesaikan pesanan, ohya anakku punya kaos sulam cuma 2 hehehe.. itupun satunya karena kaos kelas. Akhirnya aku sempetin bikin kaos buat aliya, 4 sekaligus!!. Merah (dolphin), kuning (bunga dan kupu), abu2 (mobil), dan pink (princess). Sama handuk bordir, trus mukena juga, secara mukenanya udah kekecilan. Hahaha.. ibunya tukang mukena kok mukena anaknya cingkrang (kependekan). Tapi nanti ya foto2nya, aku belum sempet motoin.
Dengan break sebentar ini, aku jadi sempat menyelesaikan hitungan keuangan yang jadi tanggung jawabku, uji coba sarung bantal nama (ntar di potoin juga ya..), trus jd sempet liat2 model tas bahan denim. Uhhh mudah2an setelah ini kita bisa fresh dengan produk baru ya :)

Jumat, 15 Januari 2010

Special Made for Special Order

Order dari ibu nana,
adanya kaos warna apa? merah, putih, kuning, hijau, hitam, abu. Aku pesen 5 ya, merah, kuning, hijau, putih, abu. (glek.. banyak bener? oh salah ya.... Alhamdulillah :))
namanya atur aja, ada yang YURI ada yang KEISHA, yah namanya emang KEISHA YURI ZABRINA, jadi disesuaikan gitu ada 2 nama, karena penggilannya suka beda2.
inilah fotonya, semua model kerut dan special made for KEISHA YURI ZABRINA

Senin, 11 Januari 2010

Kerjaan di hari libur


Hari minggu, libur, rumah sepi, sendirian. Aliya lagi nginep dirumah eyangnya, sama ayahnya pula, otomatis sendiri dong. Yang jelas sih aku gak bingung mau ngapain, karena banyak pesanan menanti. Sambil nonton fil Julia & Julie, aku cetak-cetak aplikasi, motong bahan. Ohya, aku fotoin ruang kerjaku ya, ada sepeda ayah tuh hehehe.



Ada meteran yang kegunting, yah aliya emang lagi kreatif, meteran ibunya digunting.



Ini ada bahan-bahan yang baru dibeli di Tanah Abang dan Jatinegara, siap untuk dipotong-potong jadi mukena dan sarung.

Towel's Week

Kadang memang pesanan itu ada musimnya, kalau lagi banyak yang kaos, bisa berminggu-minggu hanya mengerjakan kaos, waktu lebaran kemarin mukena alhamduillah berlimpah pesanannya, nah sekarang yang lagi in itu handuk.
Minggu ini kita menyelesaiakn pesanan handuk dari mbak henny dan eris.


Untuk eris, ada 4 buah handuk. Handuk pink tulisan Diana dengan bunga-bunga dan hati, handuk hitam besar gambar dadu, handuk biru muda gambar binatang laut, dan handuk kuning dengan aplikasi bordir ranting coklat dan daun.


Untuk Mbak Henny, semua bertulis-kan tanaya, ada yang gambar vw pink (sport), ada yang gambar Barney (besar Imperial), ada yang gambar binatang laut jug versi pink
Sulam handuk itu gampang2 susah, karena bahannya ber jerawut (halah bahasa apa se). Tapi kita punya tukang sulam yang spesialis di sulam handuk. Ohya kita lagi ada rencana nihm handuknya dibordir untuk namanya, kalau udah jadi ntar aku upload ya

Selasa, 05 Januari 2010

Kaos untuk Alfi dan Mbak Kiki


Dalam minggu kemarin ini pula, kita menyelesaikan 2 pesanan besar. yang pertama dari Alfi, temanku SMP dan SMA di Malang. Ada 10 kaos, dan 1 handuk. Macem-macem kali ini, ada yang kaos Ayah dan Bunda loh. Yang handuk juga desain baru, handuk kuning ukura 70 x 140 cm dengan tulisan SARAH, ada bunga-bunga dan warnanya anak-anak banget.


Yang Kedua dari Mbak kiki, ada 4 kaos dan 2 handuk, tapi foto handuknya gak ada nih. Motif kaosnya baru, mpuss meong...

Akmal's Birthday Souvenir


Akhirnya selesai juga, souvenir untuk ultah akmal. Cukup lama kita menyiapkan ini, pertama karena ini produk tas belacu perdana, kedua jumlahnya banyak (50 pcs), dan melibatkan 4 tahapan (gunting, cetak, sulam, jahit).
Cerita nih asal muasalnya. Riri, adik iparku tanya2 soal goodie bag untuk ultah akmal yang kedua, setelah diskusi bla bla bla.. ketemulah tas belacu ini. Berhubung perdana, jadi prosesnya pun diawali dengan bikin contoh, sesuai gak ukurannya, dalaman katunnya mau seperti apa, trus dikasih kancing atau enggak, dan yang penting lagi tasnya gambar apa. Gambarnya campur mbak, ada thomas, kupu, princess, mobil, pesawat. Jumlah untuk laki-laki 22 pcs, perempuan 20 pcs, sisanya netral (totalnya 50 pcs).
Belanja bahan di tanah abang berdua dengan mb lia. Beli bahan belacu, milih kain katunnya, mms dulu sama riri biar pas selera motif katunnya. Besoknya motong-motong bahan, dan segera dicetak aplikasinya dan disulam, alhamdulillah kita sudah dapat tambahan tukang sulam waktu itu, tapi ya tetep aja ampe malem2 ngerjainnya.
Ya rencana tinggal rencana, harusnya hari minggu malem sudah masuk tempat jahit, eh sulamannya belum jadi, baru selasa siang masuk jahitan. Tukang jahitnya kerja ampe jam 5 pagi katanya, aduh kasian.. maap maap. Alhamdulillah tgl 1 siang selesai semuanya. Jadi sempet untuk diperiksa satu2 dan difinishing.
Okeh, kalau ada yang berminat kontak kita yaa...... :)

Senin, 04 Januari 2010

Sabtu, 02 Januari 2010

My Life.....

Sudah lama sekali aku ingin menulis tentang hidupku, sisi hidupku yang tak banyak orang tahu. Kalau pernah menyembunyikan perasaan/sikap yang sebenarnya sih enggak, apa yang tampak di wajahku itulah perasaanku, aku orangnya memang ekspresif, jadi tanpa bertanya tentang suasana hatiku, teman-teman dan keluarga pasti sudah tau apakah aku sedang gembira, susah, sedih, banyak fikiran. Aku sudah lupa kapan terakhir kali wajahku begitu sumringah dalam waktu yang sangat lama, terakhir kali aku sangat-sangat bahagia ketika anakku lahir, 3,7 tahun yang lalu.
Pada dasarnya, aku orangnya pemikir, semua dipikir, dimasukkan hati, malah terkadang aku yang suka gak hati2 dalam berbicara, asal njeplak kata orang jawa. Tidak mau mendengarkan orang lain, keras kepala, kalau sudah punya mau harus dapet, 'agak susah' menerima kondisi ada orang lain lebih sukses dari aku, itu hal-hal yang aku punya sebelum aku bertemu dengan suamiku sekarang ini. Merasa lebih tahu dan paling benar, bahkan ada teman ibuku yang pernah bilang, "kika itu gak koyok mbake, kiki. Nek mbake sik ramah, kika sombong (kika itu tidak seperti kakakknya, kiki. Kalau kakaknya ramah, kika sombong". Kata-kata itu serasa menusuk buatku, aku rasanya tidak seperti itu, sekali lagi aku merasa benar, tidak berusaha menelaah atau belajar dari kesalahan.
Di keluargaku, aku bungsu dari 5 bersaudara. Kakakku yang pertama Ir. Endang Widowati Msc, gelarnya keren ya, beliau itu Insiyur Sipil lulusan Universitas Brawijaya (S1) dan master teknik dari Melbourne University. Anak bapakku yang paling pinter dan paling kukagumi, karena cantik, putih, pinter, jagoan, mandiri, cekatan, sayang ke adik2nya, wuahh apalagi ya, sederet pujian lah buat kakakku satu ini. Sayangnya dia sudah meninggal tahun 2001 yang lalu karena sakit. Miss u so much sist. Kakakku yang kedua, Drs. Deddy Priyo Widodo, dia ini sarjana ekonomi, secara akademis tidak jauh beda dengan kakaknya, hanya saja suka berpetualang menurutku, masuk sekolah favorit gak mau, main kesana kesini, akhirnya ya sekolahnya ketinggalan, untuk laki-laki dalam keluargaku, dia ini yang paling mirip bapakku secara wajah, galaknya, keras kepalanya. Salah satu anaknya sekarang di Washington DC, bekerja sebagai staf KBRI disana, hebat kan. Kakakku yang ketiga, Ir Boy Wibowo Sugiharto, Lulusan Teknik Mesin ITS, hampir cumlaude kalau gak sakit kuning katanya. Jenius, cekatan, maunya paling bagus semuanya, secara ekonomi dia pernah sangat-sangat kaya (menurutku), tapi roda kehidupan itu sedang berputar, dan sekarang ini dia sedang dibawah, hebatnya..istrinya sangat sabar menerima itu semua, salut mbak Lilik. Anaknya yang pertama, sekarang bekerja sebagai staf bagian pajak di Ernst & Young, ohya dia lulusan cumlaude Akuntasi Universitas Brawijaya. Ketiga kakakku diatas, mengalami saat yang tidak nyaman selama sekolah, tidak ada fasilitas lebih dari orang tua, berusaha mendapatkan beasiswa untuk sekolah, menjalani ikatan dinas pun tidak apa, asal tidak membebani orangtua. Bapakku itu tentara, TNI-AU di bagian radarnya, beliau pernah bersekolah di Polandia tahun 60-an, jabatan terakhir yang tinggi Komandan Radar Ngliyep Malang, I miss u so much pak, kalau inget bapak aku selalu menitikkan air mata, aku belum bisa membanggakan bapak.
Ibuku itu guru, pas ya, bapak tentara, ibu guru. Paduan yang pas, disiplin, otoriter, PNS, penghasilan meraka berdua hanya cukup untuk kami makan dan sekolah, selain keperluan itu ya harus cari sendiri. Memang rumah kami sangat luas, 1000m2 loh, tapi rumah itu dibeli bapakku tahun 1974 dengan harga Rp. 2juta. Ibu berasal dari keluarga santri kauman, jadi beliau sangat disiplin soal agama, aku sangat bersyukur punya ibu yang seperti itu, membuat kami anak-anaknya bisa selalu ingat kepada Allah.
Oke, kita kembali ke urutan keluargaku lainnya,
Kakakku ke 4, Ridzki Wibhawani ST, lulusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya, menurut aku, dia itu pinter, matematika aja dapet 10 di raport. Saklek, disiplin, sederhana, religius, apalagi ya.. oh baik hati sekali dan gak itungan kalau untuk keluarga. Anaknya cuma 1, khansa, sekarang umurnya 5 tahun. Suaminya, mas Igo, sudah almarhum, dia ini TNI-AD tapi lulusan teknik mesin Unibraw juga, dan pernah ikut Olimpiade Matematika di Moscow Rusia, keren kan. Mas Igo meninggal tahun 2005 karena tertambak oleh anakbuahnya sendiri disaat ikut mengamankan KAA di senayan. Kejadian itu sangat membekas buatku, karena aku kehilangan orang yang sudah kuanggap kakak kandungku sendiri, orang yang bener2 tulus menjalani hidup, sholat 5 waktu tepat waktu dan selalu berusaha ke masjid dan selalu berguna untuk orang lain.
Itulah orang-orang hebat dikeluargaku
Sekarang aku, aku anak terakhir, secara postur, aku paling tinggi dan besar, dan paling gelap kulitnya (mmm ya gitu deh...item). Eh tapi manis loh, kata teman-teman dan saudaraku tentunya. Secara akademis, aku yang paling biasa, dan udah biasa juga dibanding-bandingkan dengan ke4 saudaraku lainnya. Sewaktu SMA, aku memang masuk kelas favorit, dengan ranking 25 dari 48 murid, itu sudah pencapaianku yang paling bagus. Sedangkan kakakku, maasih masuk peringkat belasan. Masuk kuliahpun, aku tidak lolos PMDK, akhirnya aku masuk D3 dulubaru kemudian masuk ke S1 versi reguler (bukan ekstensi), aku ingat ibuku berusaha merayuku untuk masuk ke jurusan MIPA (mbok MIPA ae, nek teknik gak iso, pokoke sik IPA. MIPA aja, kalau gak bisa teknik yang penting IPA), aku gak ngerti apa yang salah dengan pilihanku, aku memilih jurusan akuntansi, yang memang ternyata pada akhirnya ilmuku ini sangat berguna di usahaku sulamanku. Alhamdulillah, aku lulus dengan angka baik, ya diatas 3-lah IPnya.
Aku orangnya tidak PD, sangat tidak PD dengan segala kekurangan yang aku punya, kulitku gelap, aku tidak se-pintar saudara2ku, aku tidak seperti teman-temanku yang bisa bekerja diperusahaan multinasional, bahkan sudah melanglang buana ke luar negeri. Aku tidak pintar bahasa Inggris, dimana ponakan-ponakanku jago berbahasa Inggris. Demi eksistensi diri, aku pernah 2-3 kali mencoba mengikuti proses menerimaan beasiswa keluar negeri, tapi gak lolos juga. Aku tidak patah semangat sih, tapi semakin terpuruk dalam ketidak PD-an itu. heheh sama aja ya. Dalam soal keimanan, aku juga pernah mengalami masa jahiliyah yang aku sendiri tidak ingin mengingatnya, semoga Allah mengamouni semua dosaku, amien.
Aku punya suami yang luar biasa, bisa membuat aku berubah seperti ini, jauh lebih sabar, mau mendengarkan orang lain, mau belajar dari kesalahan. Aku juga punya anak yang luar biasa, aliya itu pinter loh (menurut ku ya), karena dia peka, dan tanggap, bisa menangkap pelajaran dengan cepat. Dan dia menyayangiku, itu sudah lebih dari segalanya buatku.
Aku ingin sekali bisa menjadi orang yang sabar dan benar-benar baik hati, sayang ke orang lain dengan tulus, positif thingking, kurasa itu bisa membuatku wajahku jd segar dan sumringah. Selalu mengambil hikmah dari setiap kejadian. Aku harus sadar kapasitas diriku ini, aku tidak mau meniru orang lain, aku harus jadi diriku sendiri, aku bisa jadi sukses dengan caraku sendiri. Aku yakin Allah sudah menyiapkan sesuatu yang luar biasa untukku, amien allohuma amien.